Rabu, 09 Februari 2011

LAMPU Q

Lampu-lampu bermata dua
Berpendar menembus kabut tipis di tengah jalanan basah…
Lampu-lampu kota juga menyala
Sekedar member keindahan dan sedikit penerangan
Untuk menunjukkan jalan berlubang…
Lampu-lampu minyak redup di warung pun
Tak kalah ikut bersaing mendapatkan perhatian khalayak
Dengan gaya khasnya…
Tapi ada satu lampu yang tak turut bermain dalam permainan ini,
Lampu yang cukup terang untuk hati seseorang,
Lampu yang hanya ingin mengayomi kehidupan sederhana penghuninya…

belajar tulus

Aku hanya ingin belajar tentang ketulusan dan keikhlasan,
Tak akan pernah pedulikan ego, ego hanyalah sebuah nafsu belaka

Keadaan yang sebenarnya akan datang ketika semuanya dikehendaki ALLAH
Ini memang sebuah drama, dimana aku berperan sebagai hamba
Layaknya seorang hamba, tak akan pernah mengingkari apa yang diperintahkan tuannya

Bukan sebuah kebetulan aku harus belajar ketulusan dan keikhlasan
Ini karena terkadang aku hanya bisa menyangsikan kebenaran-kebenaran yang muncul di depan mata
Aku bukan malaikat, tapi aku hanyalah pembuat banyak dosa yang diberi nama manusia